Tradisi Suluk Di Desa Lubuk Mindai dan Pengaruhnya Terhadap Spiritual, Sosial, serta Masyarakat

Isi Artikel Utama

Nirhan Shadat, S.Pd
Dr. Ismail, M.Ag
Dr. Japaruddin, M.Si

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi dari beberapa manfaat tradisi suluk bagi  pengikutnya, baik dari segi ibadah, dan kemasyarakatan. Namun, selain pendapat yang setuju terhadap tradisi suluk, ada beberapa anggapan sebagian masyarakat yang berasumsi bahwa tradisi  suluk yang dilakukan oleh tarekat Naqsabandiyah tidak dicontohkan oleh Nabi  Muhammad Saw, serta tidak ada landasan atau dasar bahwa harus melakukan suluk. Tujuan penelitian ini adalah: 1) mendeskripsikan proses dan bentuk tradisi suluk di Desa lubuk Mindai; 2) mendeskripsikan pengaruh  tradisi suluk terhadap orang  yang mengikuti suluk; 3) mendeskripsikan respon masyarakat terhadap Tradisi Suluk di Desa Lubuk Mindai Dan Pengaruhnya Terhadap Spiritual, Sosial Serta  Masyarakat . 4) mendeskripsikan dampak positif dan negative kegiatan suluk bagi kehidupan social masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui: observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat penulis simpulkan bahwa:  Proses Tradisi Suluk di Desa Lubuk Mindai Dan Pengaruhnya Terhadap Spiritual, Sosial Serta  Masyarakat  melalui: tahap persiapan, pelaksanaan, dan tahap setelah suluk.
Kata kunci: Suluk, Tarekat, Tradisi

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Shadat, Nirhan, Ismail, and Japaruddin. “Tradisi Suluk Di Desa Lubuk Mindai Dan Pengaruhnya Terhadap Spiritual, Sosial, Serta Masyarakat”. EL-FIKR: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam 6, no. 1 (June 10, 2025): 20–38. Accessed January 24, 2026. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/elfikr/article/view/27749.
Bagian
Articles

Cara Mengutip

Shadat, Nirhan, Ismail, and Japaruddin. “Tradisi Suluk Di Desa Lubuk Mindai Dan Pengaruhnya Terhadap Spiritual, Sosial, Serta Masyarakat”. EL-FIKR: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam 6, no. 1 (June 10, 2025): 20–38. Accessed January 24, 2026. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/elfikr/article/view/27749.

Referensi

Abdullah, Hawas. Perkembangan Ilmu Tasawuf Dan TOkoh-Tokohnya Di Nusantara. Surabaya: Al-Iklas, 1980.

Abdullah, M. Amin. Metodologi Penelitian Agama : Pendekatan Multidisipliner. Yogyakarta: Kurnia Kalam Semesta, 2006.

Abubakar. Pengantar Ilmu Tarekat. Bandung: Ramadhani, 1993.

Afrizal. Metode Penelitian Kualotatif: Sebuah Upaya Mendukung Penggunaan Penelitian Kualitatif Dalam Berbagai Disiplin Ilmu. Jakarta : Rajawali Pers, 2014.

Al-Qur’an. Q.s Al-Jin Ayat 16, n.d.

Amar, Imron Abu. Disekitar Masalah Tarekat Naqsyabandiyah. Kudus: Menara, 2012.

Amin, Samsul Munir. Ilmu Tasawuf. Jakarta: Amzah, 2012.

Arikunto, S. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka. Cipta, 2020.

Asmanidar, A. “Suluk Dan Perubahan Perilaku Sosial Salik (Telaah Teori Konstruksi Sosial Peter L Berger Dan Thomas Luckman).” Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama 1(1) (2021): 1–7.

Van Bruinessen, Martin. Tarekat Naqsyabandiyah Di Indonesia. Bandung: Mizan, 1992.

Duri, Kartika. “Implementasi Aktivitas Suluk Dalam Meningkatkan Intensitas Komunikasi Ilahiah Pengikut Tarekat Naqsyabandiyah Desa Gunung Selamat Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhan Batu.” Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, 2021.

Fahmi, Faiz Fikri Al, Mochamad Nofal Habibulloh, and Rafi’I Muhamad Raihan. “Tradisi Tarekat Samaniyah Dalam Perilaku Keagamaan Masyarakat Jawa Pada Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw.” Jurnal Pendidikan Tambusai 9(1) (2025): 923–930.

Hasibuan, Armyn. “Motivasi Suluk 5 Hari Dan Ketekunan Beribadah Pengamal Tarekat Naqsyabandiyah Syekh H. MHD. Ihsan Harahap (Studi Analisis Pada Murid Usia Minus 40 Tahun).” Jurnal Tazkir 1(2) (2015): 123–130.

Husen, Muhammad. “Suluk Dan Pengaruhnya Terhadap Akhlaksantri Dayah Darul Ulum Abu Lueng Ie Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar.” UIN Ar-Raniry Banda Aceh, 2020.

Ihwan, Tarekat shiddiqiyyah. Tarekat Shiddiqiyyah. jogjakarta: al- ihwan, 2015.

Karnedi, Rozian. “Tarikat Dalam Lintasan Sejarah (Studi Masuknya Tarikat Naqsybandiyah Di Kabupaten Kaur.” Tsaqofah & Tarikh 2(1) (2017): 12–18.

Kartikowati, Endang, and Zubaedi. Psikologi Agama Dan Psikologi Islami: Sebuah Komparasi. Jakarta: Kencana, 2016.

Kurniawan, Irwan. Pilar-Pilar Rohani. Jakarta: Lentera, 2000.

Mawangir, Muh. Ilmu Tarekat. Palembang: Mayor Mahidin, 2017.

Muhammad, Fandy. The History Of Islamic Political Parties In Bukittinggi 1945-1975. 2nd ed. JOM FKIP – UR, 2018.

Mulyani, Sri. Tarekat-Tarekat Mukatabarah Di Indonesia, 2020.

Narbuko, Cholid, and Abu Ahmad. Metodologi Penelitian. Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2010.

Nasution, Harun. Falsafat Dan Mistisisme Dalam Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1995.

Parpatih, Sy. Suluk Dan Kesehatan Mental. Padang: Hayfa Press, 2011.

Said, Ahmad Fuad. Hakekat Tarikat Naqsyabandiah. Jakarta: PT Al Husna Zikra, 1999.

Shadiqin, Sehat Ihsan. Tasawuf Aceh. Yogyakarta: Primamitra Media, 2008.

Siregar, Rivay. Tasawuf Dari Sufismeklasik Ke Neo Sufisme. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2002.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung : ALFABETA, 2008.

Suri, Sonia Fantika, Isnarmi Isnarmi, and Nurman S. “Peranan Jamaah Suluk Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah Dalam Membangun Nilai-Nilai Religius Pada Masyarakat.” journal of Education, Cultural and Politics 3(1) (2023): 21–30.

Suryadilaga, Alfatih. Ilmu Tasawuf. Yogyakarta: Depok Sleman, 2016.

Yahya, Zulkarni. Asal-Usul Tarekat Qodiriyah Wa Naqsabandiyah Dan Perkembangannya Dalam Harun Nasution, Tarekat Qodiriyah Wa Naqsabandiyah: Sejarah, Asal-Usul Dan Perkembangannya. Tasikmalaya: LAILM, 1990

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama