Fenomena Toxic Masculinity  di Masyarakat dari Persepsi Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang

Main Article Content

Ayuni Indah Syahfitri
Muh. Mawangir

Abstract

Toxic masculinity adalah fenomena sosial turun-temurun yang diberikan pada laki-laki dimana laki-laki dituntut untuk menghindari dan tidak melakukan hal-hal yang dianggap bisa mengurangi maskulinitasnya sebagai seorang laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan dan faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya toxic masculinity pada laki-laki. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah sembilan orang laki-laki yang berstatus sebagai mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toxic masculinity dapat ‘memaksa’ laki-laki untuk mementingkan norma maskulinitas, dan laki-laki yang tidak memenuhi standar tersebut sering merasa tidak nyaman. Fenomena toxic masculinity disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal mencakup kurangnya edukasi mengenai toxic masculinity dan ketidaksetaraan gender di dalam keluarga, sementara faktor eksternal melibatkan lingkungan masyarakat yang masih memegang teguh tradisi lama. Kombinasi dari kedua faktor ini dapat menyebabkan perubahan sikap dan karakter individu. Kombinasi dari kedua faktor ini dapat menyebabkan perubahan sikap dan karakter individu. Toxic masculinity, yang sering dianggap sepele, dapat menimbulkan dampak buruk yang signifikan, seperti perbedaan yang mencolok antara laki-laki dan perempuan serta pembatasan dalam mengekspresikan diri secara autentik. Hal ini menunjukkan bahwa toxic masculinity bukan hanya isu yang seharusnya diabaikan, melainkan sesuatu yang harus diatasi agar individu dapat berkembang tanpa tertekan oleh norma-norma maskulin yang kaku.
.

Article Details

How to Cite
Fenomena Toxic Masculinity  di Masyarakat dari Persepsi Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang. (2024). Indonesian Journal of Behavioral Studies, 4(2), 105-116. https://doi.org/10.19109/ijobs.v4i2.24673
Section
Articles
Author Biographies

Ayuni Indah Syahfitri, Universitas Islam Negeri Raden Fatah

-

Muh. Mawangir, Universitas Islam Negeri Raden Fatah

-

How to Cite

Fenomena Toxic Masculinity  di Masyarakat dari Persepsi Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang. (2024). Indonesian Journal of Behavioral Studies, 4(2), 105-116. https://doi.org/10.19109/ijobs.v4i2.24673

References

Diniyah, N., Hanum, F., Apriantika, S. G. (2023). Transformasi nilai maskulinitas laki-laki pengguna kosmetik. Jurnal kajian sosiologi Vol 12 N0. 1, 61-72. http://dx.doi.org/10.21831/dimensia.v12i1.58087

Drianus, O. (2019). Hegemonic masculiniity wacana relasi gender dalam tinjauan psiikologi sosial. Journal of Psychology, Religion and Humanitty Vol 1 No 1 , 36-50. https://doi.org/10.32923/psc.v1i1.867

Fadli, M. R. (2021). Meimahamii deisaiin meitodei peineiliitiian kualiti atif. Humaniika Vol 21 No 1 , 33- 50. http://dx.doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075.

Hasana, H. (2016). Teknik-teknik observasi (Sebuah alternatif metode pengumpulan data kualitatif ilmu-ilmu sosial). Aktaqaddum Vol 8 No 1, 23-41. https://doi.org/10.21580/at.v8i1.1163

Hasyim, N. (2020). Good boys doing feminism maskulinitas dan masa depan laki-laki baru. Buku Mojok Group.

Herdiansyah, H. (2020). Metodologi penelitian kualitatif untuk ilmu psiikologi. Salemba Humaniika.

Herdiasyah, H. (2016). Gender dalam perspektif psikologi. Salemba Humaniika.

Hermawan, I., Hidayat, N. (2023). Toxic masculinity dan tantangan kaum lelaki dalam masyarakat indonesia modern. Jurnal kajian sosiologi Vol. 12 No. 02, 171-182. http://dx.doi.org/10.21831/dimensia.v12i2.60991

Maliha, D., Q, H. N., Yudha, P., & Romli, U. (2022). Kesetaraan gender dalam islam di universitas pendidikan indonesia. Psikologi Wijaya Putra Vol 3 No 2. https://doi.org/10.38156/psikowipa.v3i2.80

Maher, R. (2022). The correlation between toxic masculinity and young men seeking mental health aid. In national college of ireland. https://norma.ncirl.ie/5787/1/roisinmaher.pdf

Miles, M.B, Huberman , A.M, & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis, A methods sourcebook, edition 3. USA: Sage publications. Terjemahan tjetjep rohindi rohidi, UI-Press.

Moleong. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. PT. Remaja Rosdakarya.

Nisa, A.H., Hasna, H., Yarni, L. (2023). Persepsi. Jurnal multidisplin ilmu vol 2 No. 4, 213-226. https://doi.org/10.31004/koloni.v2i4.568

Nadira, N. D., Danadharta, I., Ayoda, B. P. (2024). Analisis resepsi mahasiswa ilkom untag terhadap pesan toxic masculinity melalui foto instagram jefri nichol. JURNAL ilmiah kajian komunikasi. Vol 3 N0 1. https://doi.org/10.30996/sintesa.v3i01.10506

Nasution, M. R. N., Nursanti. S., Lubis, F. M. (2024). Perilaku toxic masculinity di kalangan pelajar smk. Jurnal ilmu komunikasi dan media sosial (JKOMDIS). Vol 4 No. 2, 325-328.

https://doi.org/10.47233/jkomdis.v4i2.1620

Novalina, M., Starde, A. F., Valentino, B., & Gea, F. S. (2021). Kajian isu toxici masculinity diera v10i1.1851. https://doi.org/10.47543/efata.v8i1.56

Nur, I. (2020). Problem gender dalam perspektif psikologi. Gender and familly studies Vol 1 No 1 , 47-49. https://doi.org/10.15575/azzahra.v1i1.9253

Nur Hidayah, H. (2016). Jurnal sulesana. Krisis identitas diri pada remaja 'identity crisis of adolescenles', 10 (1), 49. https://doi.org/10.24252/.v10i1.1851

Nur, A. I., Az-Zahra. (2020). Problem gender dalam perspektif psikologi. Journal of gender and family studies Vol.1 No.1, 46-54. https://doi.org/10.15575/azzahra.v1i1.9253

Nur'Aeni, U. (2020). Maskulinitas dan feminitas dalam al qur-an implikasi sosial atas karakter negatif. Nukhabatul Ulum Vol 6 No 2 , 310-328. https://doi.org/10.36701/nukhbah.v6i2.270

Pahlevi, R. & Rahim, R. A. A. (2023). Faktor pendukung dan tantangan menuju kesetaraan gender. Jurnal iman dan spiritualitas Vol 3 No. 2, 259-268. https://doi.org/10.15575/jis.v3i2.26766

Saragih, E. J., Abdurrahman (2022). Endorse pakaian wanita pada kaum pria (tasyabbuh) dalam tinjauan etika bisnis islam (studi kasus selebgram pria di kota pontianak). Journal of sharia economic law, Vol 5 No. 2 http://dx.doi.org/10.21043/tawazun.v5i2.15425

Shambodo, Y. (2020). Faktor yang mempengaruhi persepsi khalayak mahasiswa pendatang ugm terhadap siaran pawartos ngayogyakarta jogja tv. Jurnal al-azhar indonesia seri firma soxial Vol 1 No.2. http://dx.doi.org/10.36722/jaiss.v1i2.464

Suhaila, N., Srihadiati, T. (2024). Konstruksi maskulinitas pada laki-laki korban pelecehan seksual. Jurnal manajemen pendidikan dan ilmu sosial, Vol 5 No. 4 https://doi.org/10.38035/jmpis.v5i4.2272

Sulistiyowati, Y. (2020). Kesetaraan gender dalam lingkupan pendidikan dan tata sosial. Indonesia journal of gender studies Vol 1 No 2 , 2-12. https://doi.org/10.21154/ijougs.v1i2.2317

Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Penerbit buku : Alfabeta

Tanwir (2017). Kajian tentang eksistensi gender dalam perspektif islam. Al-Maiyyah Vol 10 No 2,234-262. http://almaiyyah.iainpare.ac.id/index.php/almaiyah/article/view/505

Tijani, A. (2019). Media sosial dan perdebatan baru wacana gender serta penyelesaiannya dalam perspektif islam. Ekualita Vol 1 No 2, 14-26 https://badge.dimensions.ai/details/doi/10.24235/equalita.v1i2.5455?domain=https://www.syekhnurjati.ac.id

Tiro, M. A., Nusrang, M., & Sudirmin. (2020). Metodologi penelitian dan teknik analisis data. Pengabdi Vol 1 No 2 , 36-37. https://doi.org/10.26858/pengabdi.v1i2.15766

Tohirin, & Zamahsari (2021). Peran sosial laki-laki dan perempuan perspektif al- qur'an. Studi Islam Vol 22 No 1 , 91-108. https://doi.org/10.23917/profetika.v22i1.14768

Yusuf. (2014). Metode penelitian: kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Penerbit. KENCANA