Hubungan Intensitas Mengakses Situs Pornografi dan Perilaku Seksual Pranikah pada Siswa SMK Nurul Iman Palembang
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas mengakses situs pornografi dengan perilaku seksual pranikah pada siswa SMK Nurul Iman Palembang. Jenis Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 111 orang siswa/i SMK Nurul Iman Palembang, yang terdiri dari kelas 11 dan 12 dengan rentang usia 15-19 tahun, pemilihan subjek menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala mengakses pornografi dan skala perilaku seksual yang dianalisis dengan bantuan program SPSS Versi 25 for windows. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 dimana p<0,05, hasil ini menunjukkan bahwa intensitas mengakses situs pornografi memiliki hubungan dengan perilaku seksual pranikah pada siswa SMK Nurul Iman Palembang. sehingga dapat dinyatakan bahwa hipotesis yang diajukan terbukti.
Article Details
How to Cite
Hubungan Intensitas Mengakses Situs Pornografi dan Perilaku Seksual Pranikah pada Siswa SMK Nurul Iman Palembang. (2021). Indonesian Journal of Behavioral Studies, 1(2). https://doi.org/10.19109/ijobs.v1i2.9280
Section
Vol. 1, No. 2, June 2021
How to Cite
Hubungan Intensitas Mengakses Situs Pornografi dan Perilaku Seksual Pranikah pada Siswa SMK Nurul Iman Palembang. (2021). Indonesian Journal of Behavioral Studies, 1(2). https://doi.org/10.19109/ijobs.v1i2.9280
References
Abdillah, A.U. (2001). Pemburu Nikmat Sesaat. Solo: At-Tibyan.
Abrori, & Qurbaniah, M. (2017). Infeksi Menular Seksual. Pontianak: UM
Alhamdu. (2017). Konstruksi Tes Teori dan Aplikasi. Palembang: NoerFikri.
Anak Terpapar Pornografi Internet saat Usai 11 Tahun (02 Desember 2014). KPAI [online]. Diakses pada tanggal 11 April 2020 dari. https://www.kpai.go.id/berita/kpai-90-persen-anak-terpapar pornografi-internet-saat-usai-11-tahun#.
Anshor, M.U. (2018). Dampak Media Berkonten Pornografi Terhadap Anak. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, Kementerian Sosial RI.
Asiku, A.D. (2005). Cybersex Finally Exposed. Jakarta: Mahenjo Daro Publishing.
Azwar, S. (2016). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Azwar, S. (2018). Metode Penelitian Psikologi Edisi II. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Burlian, P. (2016). Patologi Sosial. Jakarta: Bumi Aksara.
Carnes, P., Delmonico, D.L., & Griffin, E. (2001). In The Shadows Of The Net: Breaking Free Of Compulsive Online Sexual Behavior. Minnesota: Hazelde.
Darurat Pornografi pada Anak SD, Orangtua Harus Tingkatkan Pengawasan (31 Maret 2018). KPAI [online] Diakses pada tanggal 11 April 2020 dari. https://www.kpai.go.id/berita/kpai-darurat-pornografi-pada-anak-sd orangtua-harus-tingkatkan-pengawasan.
Dullabib, A.N., & Handadari, W. (2018). Hubungan Antara Sikap Pengguanaan Pornografi Dengan Perilaku Seksual Berisiko Pada Remaja Akhir Di Sidoarjo. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, (7), 1-14.
Febry, T & Teofilus. (2020). SPSS Aplikasi pada Penelitian Manajemen Bisnis. Bandung: CV. Media Sains Indonesia.
Fitriani. (2017). Hubungan Perilaku Mengakses Situs Pornografi Dengan Perilaku Seksual Pranikah Remaja. Naskah Publikasi, 1-9.
Ghoffar, M.A. (2003). Tafsir Ibnu Katsir Jilid 5. Bogor: Pustaka Imam asy-Syafi’i.
Ghoffar, M.A. (2004). Tafsir Ibnu Katsir Jilid 6. Bogor: Pustaka Imam asy-Syafi’i.
Hurlock, E.B. (2013). Psikologi Perkembangan Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga.
Junaidi, A. (2012). Porno Feminisme, Seksualitas, dan Pornografi di Media. Jakarta: PT Grasindo.
Kartono, K. (2007). Psikologi Abnormal dan Abnormalitas Seksual. Bandung: CV. Mandar Maju.
Kesehatan Reproduksi dan Nikah Dini (13 Agustus 2019). BKKBN [online]. Diakses pada tanggal 10 April 2020 dari https://www.bkkbn.go.id/detailpost/kesehatan-reproduksi-dan-nikah-dini.
Komnas PA Sebut 97% Remaja Indonesia Pernah Akses Pornografi (11 Oktober 2016). Media Indonesia [online]. Diakses pada tanggal 10 April 2020 dari. https://mediaindonesia.com/read/detail/71598-komnas-pa-sebut-97-remaja-indonesia-pernah-akses-pornografi.
Lestari, A.Y., Suherni., & Kusmiyati, Y. (2015). Hubungan Intensitas Mengakses Situs Porno Dengan Perilaku Seksual Pranikah Remaja. Kesehatan Ibu dan Anak, (7), 5-9.
Maulana, A. (2016). Hidup Sehat Tanpa Pornografi. Bandung: Nuansa Cendikia.
Mighwar, M. (2006). Psikologi Remaja. Bandung: CV Pustaka Setia.
Nurhayati, A., Fajar, N.A., & Yeni. (2017). Determinan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja SMA Negeri 1 Indralaya Utra. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, (8), 83-90.
Priyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif. Sidoarjo: Zifatama Publishing.
Pujiningtyas, L.R. (2014). Hubungan Penggunaan Media Sosial Dengan Perilaku Seks Siswa SMP Di Surakarta. Surakarta: Universitas Muhammadiyah, Fakultas Ilmu Kesehatan.
Ramadia, A., & Dewi, N.P. (2019). Hubungan Paparan Pornografi Dengan Perilaku Seksual Remaja Di SMK Negeri Kota Payakumbuh. Menara Ilmu, 13, 8-20.
Rosyida, D.A. (2019). Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Yogyakarta: PT. Pustaka Baru.
Santrock. (2007). Remaja, Edisi Kesebelas. Jakarta: Erlangga.
Sarwono, S. (2016). Psikologi Remaja. Jakarta: Rajawali Pers.
Sebayang, W. (2018). Perilaku Seksual Remaja. Yogyakarta: CV. Budi Utama.
Shihab, M.Q. (2005). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an, Vol 7. Jakarta: Lentera Hati.
Shihab, M.Q. (2005). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an, Vol 9. Jakarta: Lentera Hati.
Siregar, S. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif: Dilengkapi Dengan Perbandingan Perhitungan Manual & SPSS. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Umar, A. (1986). Fiqih Wanita. Semarang: CV. Asy Syifa’.
Abrori, & Qurbaniah, M. (2017). Infeksi Menular Seksual. Pontianak: UM
Alhamdu. (2017). Konstruksi Tes Teori dan Aplikasi. Palembang: NoerFikri.
Anak Terpapar Pornografi Internet saat Usai 11 Tahun (02 Desember 2014). KPAI [online]. Diakses pada tanggal 11 April 2020 dari. https://www.kpai.go.id/berita/kpai-90-persen-anak-terpapar pornografi-internet-saat-usai-11-tahun#.
Anshor, M.U. (2018). Dampak Media Berkonten Pornografi Terhadap Anak. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, Kementerian Sosial RI.
Asiku, A.D. (2005). Cybersex Finally Exposed. Jakarta: Mahenjo Daro Publishing.
Azwar, S. (2016). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Azwar, S. (2018). Metode Penelitian Psikologi Edisi II. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Burlian, P. (2016). Patologi Sosial. Jakarta: Bumi Aksara.
Carnes, P., Delmonico, D.L., & Griffin, E. (2001). In The Shadows Of The Net: Breaking Free Of Compulsive Online Sexual Behavior. Minnesota: Hazelde.
Darurat Pornografi pada Anak SD, Orangtua Harus Tingkatkan Pengawasan (31 Maret 2018). KPAI [online] Diakses pada tanggal 11 April 2020 dari. https://www.kpai.go.id/berita/kpai-darurat-pornografi-pada-anak-sd orangtua-harus-tingkatkan-pengawasan.
Dullabib, A.N., & Handadari, W. (2018). Hubungan Antara Sikap Pengguanaan Pornografi Dengan Perilaku Seksual Berisiko Pada Remaja Akhir Di Sidoarjo. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, (7), 1-14.
Febry, T & Teofilus. (2020). SPSS Aplikasi pada Penelitian Manajemen Bisnis. Bandung: CV. Media Sains Indonesia.
Fitriani. (2017). Hubungan Perilaku Mengakses Situs Pornografi Dengan Perilaku Seksual Pranikah Remaja. Naskah Publikasi, 1-9.
Ghoffar, M.A. (2003). Tafsir Ibnu Katsir Jilid 5. Bogor: Pustaka Imam asy-Syafi’i.
Ghoffar, M.A. (2004). Tafsir Ibnu Katsir Jilid 6. Bogor: Pustaka Imam asy-Syafi’i.
Hurlock, E.B. (2013). Psikologi Perkembangan Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga.
Junaidi, A. (2012). Porno Feminisme, Seksualitas, dan Pornografi di Media. Jakarta: PT Grasindo.
Kartono, K. (2007). Psikologi Abnormal dan Abnormalitas Seksual. Bandung: CV. Mandar Maju.
Kesehatan Reproduksi dan Nikah Dini (13 Agustus 2019). BKKBN [online]. Diakses pada tanggal 10 April 2020 dari https://www.bkkbn.go.id/detailpost/kesehatan-reproduksi-dan-nikah-dini.
Komnas PA Sebut 97% Remaja Indonesia Pernah Akses Pornografi (11 Oktober 2016). Media Indonesia [online]. Diakses pada tanggal 10 April 2020 dari. https://mediaindonesia.com/read/detail/71598-komnas-pa-sebut-97-remaja-indonesia-pernah-akses-pornografi.
Lestari, A.Y., Suherni., & Kusmiyati, Y. (2015). Hubungan Intensitas Mengakses Situs Porno Dengan Perilaku Seksual Pranikah Remaja. Kesehatan Ibu dan Anak, (7), 5-9.
Maulana, A. (2016). Hidup Sehat Tanpa Pornografi. Bandung: Nuansa Cendikia.
Mighwar, M. (2006). Psikologi Remaja. Bandung: CV Pustaka Setia.
Nurhayati, A., Fajar, N.A., & Yeni. (2017). Determinan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja SMA Negeri 1 Indralaya Utra. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, (8), 83-90.
Priyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif. Sidoarjo: Zifatama Publishing.
Pujiningtyas, L.R. (2014). Hubungan Penggunaan Media Sosial Dengan Perilaku Seks Siswa SMP Di Surakarta. Surakarta: Universitas Muhammadiyah, Fakultas Ilmu Kesehatan.
Ramadia, A., & Dewi, N.P. (2019). Hubungan Paparan Pornografi Dengan Perilaku Seksual Remaja Di SMK Negeri Kota Payakumbuh. Menara Ilmu, 13, 8-20.
Rosyida, D.A. (2019). Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Yogyakarta: PT. Pustaka Baru.
Santrock. (2007). Remaja, Edisi Kesebelas. Jakarta: Erlangga.
Sarwono, S. (2016). Psikologi Remaja. Jakarta: Rajawali Pers.
Sebayang, W. (2018). Perilaku Seksual Remaja. Yogyakarta: CV. Budi Utama.
Shihab, M.Q. (2005). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an, Vol 7. Jakarta: Lentera Hati.
Shihab, M.Q. (2005). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an, Vol 9. Jakarta: Lentera Hati.
Siregar, S. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif: Dilengkapi Dengan Perbandingan Perhitungan Manual & SPSS. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Umar, A. (1986). Fiqih Wanita. Semarang: CV. Asy Syifa’.