Penggunaan Potensial Morse untuk Menjelaskan Interaksi Dua Atom untuk Membantu Proses Pembelajaran

Main Article Content

senafis 3

Abstract

Panjang ikatan atau bond length adalah jarak antara dua atom yang berikatan dalam sebuah molekul. Panjang ikatan secara umum berbanding terbalik dengan kekuatan ikatan. Namun demikian, kita tidak bisa melihat kekuatan ikatan hanya dari panjang ikatan saja, namun harus melihat energi ikatnya pula. Secara sekilas, panjang ikatan adalah konstanta yang berasal dari pengukuran empiris ataupun diperkirakan menggunakan perhitungan numerik. Pada kenyataanya, panjang ikatan yang biasa diberikan adalah nilai panjang kesetimbangan. Pada molekul nyata, panjang ikatan antara dua buah atom sangat mungkin berubah. Kita bisa memperkirakan bagaimana interaksi antara dua buah atom hanya dengan menggunakan data panjang dan energi ikat suatu atom. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan potensial Morse dengan konstantanya diisi oleh energi dan panjang ikatan atom tertentu. Sebelumnya, potensial Morse digunakan unutk menjelaskan interaksi antar atom diatomic, namun dalam artikel ini diperluas menjadi seluruh ikatan atom nonrangkap. Hasil potensial Morse yang didapat kemudian digunakan untuk mendapatkan energi interaksi serta jenis interaksi antara kedua atom. Untuk mengilustrasikannya, dituliskan program dengan Python dengan isian jenis ikatan dan jarak antaratom sembarang dan keluaran berupa potensial Morse serta jenis interaksi pada jarak tersebut. Diharapkan, penggunaan potensial Morse untuk menjelaskan interaksi antaratom cukup untuk menjelaskan bagaimana atom berikatan di dunia nyata.

Downloads

Article Details

How to Cite
“Penggunaan Potensial Morse Untuk Menjelaskan Interaksi Dua Atom Untuk Membantu Proses Pembelajaran”. Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP) 5, no. 1 (June 29, 2021): 8–13. Accessed April 6, 2025. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jifp/article/view/8692.
Section
Artikel

How to Cite

“Penggunaan Potensial Morse Untuk Menjelaskan Interaksi Dua Atom Untuk Membantu Proses Pembelajaran”. Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP) 5, no. 1 (June 29, 2021): 8–13. Accessed April 6, 2025. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jifp/article/view/8692.

References

Kaupp, M., Danovich, D., & Shaik, S. (2017). Chemistry is about energy and its changes : A critique of bond-length / bond-strength correlations. Coordination Chemistry Reviews, 344, 355–362.
Nasser, I., Abdelmonem, M. S., Bahlouli, H., & Alhaidari, A. D. (2007). The rotating Morse potential model for diatomic molecules in the tridiagonal Jmatrix representation: I. Bound states. Journal of Physics B: Atomic, Molecular and Optical Physics, 40(21), 4245–4257.
Roy, A. K. (2014). Ro-vibrational spectroscopy of molecules represented by a Tietz-Hua oscillator potential. Journal of Mathematical Chemistry, 52(5), 1405–1413.
Tang, H. M., Liang, G. C., Zhang, L. H., Zhao, F., & Jia, C. S. (2014). Molecular energies of the improved Rosen−Morse potential energy model. Canadian Journal of Chemistry, 92(3), 201–205.
Zhang, G. D., Liu, J. Y., Zhang, L. H., Zhou, W., & Jia, C. S. (2012). Modified Rosen-Morse potentialenergy model for diatomic molecules. Physical Review A - Atomic, Molecular, and Optical Physics, 86(6), 1–6.
Zhao, D., Gong, L., & Yang, Z. (2005). The Relations of Bond Length and Force Constant with the Potential Acting on an Electron in a Molecule The Relations of Bond Length and Force Constant with the Potential Acting on an Electron in a Molecule.(Desember)