Kontribusi pembelajaran mendalam terhadap kemampuan pemecahan masalah geometri: Studi ex post facto pada siswa kelas IX
Main Article Content
Abstract
Urgensi penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya kemampuan pemecahan masalah geometri siswa SMP yang tercermin dari kesulitan dalam memahami konsep, merancang strategi penyelesaian, serta menginterpretasikan hasil secara logis. Selain itu, tuntutan pembelajaran abad ke-21 mengharuskan siswa memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills) yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam praktik pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu mendorong pemahaman mendalam dan keterlibatan aktif siswa, salah satunya melalui pembelajaran mendalam (deep learning). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) terhadap kemampuan pemecahan masalah geometri siswa kelas IX. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto yang melibatkan 113 siswa SMP Negeri Satu Atap 1 Jayakerta, Kabupaten Karawang. Data dianalisis menggunakan korelasi Pearson, uji t berpasangan, dan regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara pembelajaran mendalam dan kemampuan pemecahan masalah geometri (r = 0,75; p = 0,021). Namun, hasil regresi menunjukkan bahwa kontribusi prediktif pembelajaran mendalam masih terbatas, sehingga terdapat faktor lain yang turut mempengaruhi kemampuan siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran mendalam berperan penting dalam membangun pemahaman konseptual dan berpikir tingkat tinggi siswa, tetapi perlu dikombinasikan dengan strategi pembelajaran lain agar hasil belajar lebih optimal.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
The requirements that must be met by the author are as follows:
- The author saves the copyright and gives the journal simultaneously with the license under Creative Commons Attribution License which permits other people to share the work by stating that it is firstly published in this journal.
- The author can post their work in an institutional repository or publish it in a book by by stating that it is firstly published in this journal.
- The author is allowed to post their work online (for instance, in an institutional repository or their own website) before and during the process of delivery. (see Open Access Effect).
How to Cite
References
Agustiani, R., Putri, A. D., Zahra, A., Hartatiana, H., & Saputri, A. M. (2024). Developing AI-assisted learning worksheets to strengthen literacy and numeracy skills. Jurnal Gantang, 9(1), 39–48. https://doi.org/10.31629/jg.v9i1.6902
Asmarawati, E. (2026). Integrasi pembelajaran mendalam (deep learning) dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self efficacy siswa. Al-Irsyad Journal of Mathematics Education, 5(1), 506–516. https://doi.org/10.58917/ijme.v5i1.637
Bariroh, A. A. (2025). Pengaruh pendekatan deep learning melalui model problem based learning terhadap pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika. Amaliyatu Tadris (AMYTA), 3(2), 133–156. https://ejournal.uluwiyah.ac.id/index.php/amyta/article/view/339
Barokah, N., & Mahmudah, U. (2025). Transformasi pembelajaran matematika SD melalui deep learning: Strategi untuk meningkatkan motivasi dan prestasi. Bilangan : Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian Dan Angkasa, 3(3), 48–61. https://doi.org/10.62383/bilangan.v3i3.521
Dahroni, D., Saputra, Z. A., Restiani, H., Ayu, M., & Pratiwi, R. H. (2025). Perbandingan efektivitas pembelajaran deep learning dan diferensiasi terhadap kemampuan pemecahan masalah dan penalaran matematika siswa SMP. Aljabar : Jurnal Ilmuan Pendidikan, Matematika Dan Kebumian, 1(3), 124–140. https://doi.org/10.62383/aljabar.v1i3.683
Desi, F., & Ellissi, W. (2025). Analisis kemampuan spasial matematis siswa dalam menyelesaikan materi geometri siswa kelas IX SMP. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Matematika Indonesia, 14(2), 148–163. https://doi.org/10.23887/jppmi.v14i2.5645
Efendi, E. T. S., Yanuartuti, S., Suryandoko, W., & Sabri, I. (2026). Implementasi Kurikulum Merdeka pendekatan “deep learning” dalam pembelajaran ilustrasi digital di SMA. DIAJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(1), 269–277. https://doi.org/10.54259/diajar.v5i1.6570
Hammadi, S. S., Majeed, B. H., & Hassan, A. K. (2023). Impact of deep learning strategy in mathematics achievement and practical intelligence among high school students. International Journal of Emerging Technologies in Learning (IJET), 18(06), 42–52. https://doi.org/10.3991/ijet.v18i06.38615
Harahap, H. M. (2025). Analisis kesulitan belajar matematika siswa kelas VIII MTs S Islamiyah Batu Ajo dan strategi guru dalam mengatasinya. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(4), 2092–2099. https://doi.org/10.63822/fcbnbw98
Ismail, H. S., & Zulkarnaen, R. (2023). Korelasi antara kemampuan pemahaman konsep matematis dengan kecemasan matematis. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(4), 1857–1862. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i4.6122
Karlina, S., & Sari, R. M. M. (2024). Studi literatur: Peranan model problem based learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics), 8(2), 451–460. https://doi.org/10.31949/th.v8i2.8202
Kosasih, A., Hyangsewu, P., Faqihuddin, A., Fakhruddin, A., Sartika, R., Nasrudin, E., & Fikri, M. (2025). Strategi peningkatan literasi deep learning bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran di abad 21 melalui kegiatan pelatihan. Publikasi Pendidikan, 15(3), 652. https://doi.org/10.70713/publikan.v15i3.76656
Lestari, I. A., Ramadhani, L. F., Azaria, N. E., & . K. (2025). Hakekat belajar matematika dalam Kurikulum Merdeka melalui pendekatan deep learning. Jurnal Ilmiah Matematika (JIMAT), 6(2), 641–654. https://doi.org/10.63976/jimat.v6i2.1076
Oktavihari, D., & Kertiyani, N. M. I. (2025). Systematic literature review: Analisis hambatan belajar siswa dalam materi matematika SMP. Griya Journal of Mathematics Education and Application, 5(2), 340–354. https://doi.org/10.29303/griya.v5i2.592
Prasetyo, A. (2025). Analogical problem-solving. IMEJ: Indonesian Mathematics Education Journal, 2(2), 106–122. https://doi.org/10.21154/imej.v2i2.52
Pujawati, F., Azkia, M. N., & Susilawati, W. (2025). Exploration of the implementation of deep learning approach in teaching mathematics in secondary schools. Unnes Journal of Mathematics Education, 14(2), 98–105. https://doi.org/10.15294/ujme.v14i2.27374
Rosiyati, D., Erviana, R., Fadilla, A., Sholihah, U., & Musrikah. (2025). Pendekatan deep learning dalam Kurikulum Merdeka. Al-Irsyad Journal of Mathematics Education, 4(2), 131–143. https://doi.org/10.58917/ijme.v4i2.270
Sugiyono. (2024). Metode penelitian pendidikan: Kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D dan penelitian tindakan. Alfabeta.
Turmuzi, A. (2025). Pendekatan deep learning untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Journal Scientific of Mandalika (JSM), 6(7), 1711–1719. https://doi.org/10.36312/10.36312/vol6iss7pp1711-1719
Yati, K., & Syafri, F. S. (2025). Analisis kemampuan pemecahan masalah dalam menyelesaikan soal non rutin ditinjau dari disposisi matematis dan kecemasan matematis. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Sosial, 6(4), 779–796. https://doi.org/10.53299/diksi.v6i4.3158