Learning Assessment Model for the Society 5.0: Integration of AI and Teacher-Based Affective Assessment through Sipaq' Mandar Values

Authors

  • Ayyub Yunus Universitas Sulawesi Barat, Majene, Indonesia
  • Iqbal Iqbal Universitas Sulawesi Barat, Majene, Indonesia
  • Muhammad Aswad Universitas Sulawesi Barat, Majene, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.19109/ejpp.v13i1.33627

Abstract

The transition into Society 5.0 necessitates educational assessment models that are not only technologically advanced but also culturally meaningful. This study developed and tested an integrated learning assessment model for the Society 5.0, synergizing Artificial Intelligence (AI) for cognitive-psychomotor evaluation with teacher-based affective assessment grounded in Sipaq’ Mandar local values. Employing an explanatory sequential mixed -methods design, the research involved 300 junior high school students and 60 teachers in Majene Regency, West Sulawesi. Quantitative data were collected through pre-post tests and questionnaires, while qualitative data were gathered via interviews, FGDs, and observation. Result demonstrated a statistically significant improvement in cognitive-psychomotor achievement, with an average score increase of 11.7 points (p < .001, Cohen’s d = 1.12). The Sipaq’ Mandar values (siri’, siarondoi, sipakalaq’bi, makkeada, dipokannyang) were successfully operationalized into a valid and reliable affective assessment rubric. The resulting SIAMASEI-AI model was deemed highly feasible (M=4.43/5) and contributed 71.2% to holistic assessment affectiveness. The study concludes that the integration of AI with culturally contextual affective assessment offers a viable, balanced, and humanized evaluation framework, addressing both the technological demands and the character-building imperative of modern education.    

Author Biography

  • Ayyub Yunus, Universitas Sulawesi Barat, Majene, Indonesia

    Ayyub Yunus, S.Pd., M.Pd. adalah dosen dan peneliti di Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sulawesi Barat. Lahir di Galung-galung, Majene, pada 27 April 1990 dan saat ini berdomisili di Pekkabata Polewai Mandar Sulawesi Barat. Prinsip bekerja untuk memberi manfaat dan keberkahan hidup menjadi landasan utama dalam perjalanan akademik dan profesionalnya.

    Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Pendidikan Fisika di Universitas Sulawesi Barat (2015) dan Magister Penelitian dan Evaluasi Pendidikan di Universitas Negeri Makassar (2023). Bidang keahliannya meliputi metodologi penelitian, penulisan karya ilmiah, statistik penelitian, validasi instrumen, dan evaluasi program.

    Selain menjalankan tugas tridarma perguruan tinggi sebagai dosen ASN, Ayyub Yunus juga menjabat sebagai Koordinator Divisi Tata Kelola dan Akreditasi Jurnal Ilmiah pada Pusat Pengembangan Jurnal dan Publikasi (PPJ-P) Universitas Sulawesi Barat. Ia memiliki pengalaman luas dalam analisis dan pengelolaan data di berbagai lembaga, termasuk Badan Pusat Statistik dan UNICEF Indonesia Wilayah Sulawesi Barat.

    Dengan kompetensi riset yang kuat dan pengalaman lintas sektor, ia aktif berkontribusi dalam pengembangan mutu pendidikan, penelitian, dan tata kelola akademik yang berbasis data dan berintegritas.

Downloads

Published

2026-02-08

How to Cite

Learning Assessment Model for the Society 5.0: Integration of AI and Teacher-Based Affective Assessment through Sipaq’ Mandar Values. (2026). Edukasi: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 13(1), 49-66. https://doi.org/10.19109/ejpp.v13i1.33627