Harga Diri Dengan Perilaku Agresif Pada Peserta Didik Di SMA Nurul Iman Palembang

Main Article Content

Futriani Fitriani
Abu Mansur
Lukmawati Lukmawati

Abstract

Penelitian ini membahas tentang harga diri dengan perilaku agresif pada  peserta didik di SMA Nurul Iman Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan jumlah sampel 159 peserta didik. Metode analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian adalah analisis korelasi Product Moment. Kesimpulan yang diambil dari hasil penelitian ini adalah ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara harga diri dengan perilaku agresif pada peserta didik di SMA Nurul Iman Palembang dibuktikan dengan koefisien korelasi sebesar -0,642 dan nilai p = 0,000 yang berarti bahwa semakin tinggi harga diri yang dimiliki oleh peserta didik maka semakin rendah  perilaku agresif yang dilakukannya dan sebaliknya, apabila semakin rendah harga diri yang dimiliki oleh peserta didik maka semakin tinggi perilaku agresif yang dilakukannya.

Article Details

How to Cite
Harga Diri Dengan Perilaku Agresif Pada Peserta Didik Di SMA Nurul Iman Palembang. (2021). Indonesian Journal of Behavioral Studies, 1(1). https://doi.org/10.19109/ijobs.v1i1.9263
Section
Vol. 1, No. 1, Maret 2021

How to Cite

Harga Diri Dengan Perilaku Agresif Pada Peserta Didik Di SMA Nurul Iman Palembang. (2021). Indonesian Journal of Behavioral Studies, 1(1). https://doi.org/10.19109/ijobs.v1i1.9263

References

Alhamdu. (2016). Analisis statistik dengan program spss. Palembang: Noerfikri Offset.

Alwisol. (2012). Psikologi kepribadian (ed.) Malang: Umm Press.

Anantasari. (2006). Menyikapi perilaku agresif anak. Yogyakarta: Kanisius.

Arifin, Bambang Syamsul. (2015). Psikologi sosial. Bandung: CV Pustaka Setia.

Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur penelitian: suatu pendekatan praktik (6rd ed.) Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, Suharsimi. (2014). Prosedur penelitian: suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Arti kata harga diri menurut KBBI. Diakses pada tanggal 20 Febuari
2018 dari http://kbbi.kata.web.id/ harga-diri/

Azwar, Saifuddin. (2014). Metode penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, Saifuddin. (2014). Tes prestasi: fungsi pengembangan dan pengukuran prestasi belajar (2rd ed.) Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, Saifuddin. (2015). Penyusunan Skala Pskologi (2rd ed.) Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Baron, Robert A., & Donn Byrne. (2004). Psikologi sosial jilid 1 (10rd ed.) Erlangga.

Baumeister, Roy F. (2001). Social psychology and human sexuality: essential readings. Psychology Press: Philadelphia.

Brotoharjoso, Hartanto, Bertina Sjabadhyni, Urip A. Mokoginta, dan Rufus Patty Wutun. (2005). Psikologi ekonomi dan konsumen. Bogor: Bagian Psikologi Industri dan Organisasi Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Candra, I Wayan, I Gusti Ayu Harini, dan I Nengah Sumirta. (2017). Psikologi landasan keilmuan praktik keperaatan jiwa. Yogyakarta: Andi Offset.

Dariyo, Agoes. (2007). Psikologi perkembangan anak tiga tahun pertama: psikologi atitama. Bandung: PT. Refika Aditama.

Dayakisni, Tri, dan Hudaniah. (2012). Psikologi sosial. Malang: UMM Press.

Desmita. (2014). Psikologi perkembangan peserta didik. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offset.

Donsu, Jenita Doli Tine. (2012). Psikologi keperawatan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Fadila, Risa. (2013). Hubungan identitas sosial dengan perilaku agresif pada geng motor. Psikologia, 8 (2). 73-78. Diunduh dari https://jurnal.usu.ac.id/index. php/psikologia/article/viewFile/65 80/2734

Febrianti, Hikmania Ayu. (2015, 30 Januari). Ada Apa Di Balik Kriminalitas Remaja Indonesia?. PsikologiForensik dan Psikopatologi [on-line]. Diakses pada tanggal 8 Agustus 2017 dari https://psikologiforensik.com/201 5/01/30/ada-apa-di-balik-kriminal itas-remaja-indonesia/.

Hamka. (2015). Tafsir al-azhar jilid 8. Jakarta: Gema Insani.

Jasmadi, & Aulia Azzama. (2016). Hubungan harga diri dengan perilaku konsumtif remaja di Banda Aceh. Jurnal Psikoislamedia, 1 (2), 325-334. Diunduh dari https://jurnal. arraniry.ac.id/index.php/Psikoisla m/artic le/view/919/726

Kamila, Ismi Isnani, & Mukhlis. (2013). Perbedaan harga diri (self esteem) remaja ditinjau dari keberadaan ayah. Jurnal Psikologi, 9 (2), 101-112. Diunduh dari https://media.neliti.com/media/publications/127 120-ID-perbedaan-harga-diri-self-esteem-remaja.pdf

Krahe, Barbara. (2005). Perilaku agresif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.

Lubis, Namora Lumongga. (2016). Depresi:tinjauan psikologis. (1rd ed.) Jakarta: Kencana.

Mahmud. (2012). Psikologi pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.

Martono, Nanang. (2016). Metode penelitian sosial: konsep-konsep kunci. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Mruk, Christopher J. (2006). Self- esteem research, theory, and practice: toward a positive psychology of self esteem (3rd ed.) New York: Springer Publishing Company, Inc. Diunduh dari http://en.bookfi.net/book/1025122

Myers, David G. (2012). Psikologi Sosial (10rd ed.) Jakarta: Salemba
Humanika.

Noor, Juliansyah. (2013). Metodologi penelitian: skripsi, tesis, disertasi, dan karya ilmiah (1rd ed.) Jakarta: Kencana.

Oktaviani, Eka Sari, Rizka Dara Vonna, & Yuanita Caroline. (2017). Hubungan sabar dan harga diri dengan agresivitas pada supporter bola. Jurnal Psikoislamedia, 2 (1). 55-64. Diunduh dari https://jurnal. arraniry.ac.id/index.php/Psikoisla m/article/view/1824/1362

Ormrod, Jeanne Ellis.(2008). Psikologi pendidikan: membantu siswa tumbuh dan berkembang Jiid 1. Jakarta: Erlangga.

Pamela, Elizabert dan Fidells E. Waruwu. (2006). Jurnal Provitae. Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara Jakarta: Bekerjasama dengan Yayasan Obor Indonesia.

Papalia, Diane E., Sally Wendkos Olds, & Ruth Duskin Feldman. (2009). Human development (10rd ed.) Jakarta: Salemba Humanika.

Ramdhani, Neila, Supra Wimbarti, dan Yuli Fajar Susetyo. (2018). Psikologi untuk indonesia tangguh dan bahagia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Redaksi Sinar Grafika. (2004). Undang- Undang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sinar Grafika.

Reza, Iredho Fani. (2016). Penyusunan skala psikologi: memahami manusia secara empiris. Palembang: Noer Fikri Offset.

Saefullah. (2012). Psikologi perkembangan dan pendidikan. Bandung: CV. Pustaka Setia.

Saifuddin. (2012). Pengelolaan pembelajaran teoritis dan praktis. Yogyakarta: CV. Budi Utama.

Sarwono, Sarlito Wirawan dan Eko A. Meinarno. (2009). Psikologi sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Seniati, Lince., Aries Yulianto, dan Bernadette N. Setiadi. (2011). Psikologi Eksperimen. Jakarta: PT. Indeks.

Shihab, M. Quraish (2007). Tafsir Al- Misbah: pesan, kesan, dan keserasian al-qur’an vol. 13. Jakarta: Lentera Hati.

Shihab, M. Quraish (2012). Tafsir Al- Misbah: pesan, kesan, dan keserasian al-qur’an vol. 06. Jakarta: Lentera Hati.

Shihab, M. Quraish (2012). Tafsir Al- Misbah: pesan, kesan, dan keserasian al-qur’an vol. 10. Jakarta: Lentera Hati.

Shiraef, Eric B., dan David A. Levy. (2016). Psikologi lintas kultural pemikiran kritis dan terapan moderen (4rd ed.) Jakarta: Prenadamedia Group.

Siswoyo, dan Yuliansyah. (2016). Hubungan antara confused identity dengan perilaku agresif remaja pada siswa smp negeri 22 kelas VII Palembang. PSIKIS- Jurnal Psikologi Islami, 2 (1), 75- 83. Diunduh dari http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/psikis/ article/view/1059/ 893

Suhron, Muhammad. (2016). Asuhan keperawatan konsep diri: self esteem. Ponogoro: Unmuh Ponogoro Press.

Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kulitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Taylor, Shelley E., Letitia Anne Peplau, & David Osears. (2015). Psikologi sosial (12rd ed.) Jakarta: Prenadamedia Group.

Widodo, Agustinus Sugeng, dan Niken Titi Pratitis. (2013). Harga diri dan interaksi sosial ditinjau dari status sosial ekonomi orang tua. Persona, Jurnal Psikologi Indonesia, 2 (2), 131-138. Diunduh dari http://jurnal.untagsby.ac.id/index.php/persona/articl e/download/100/89

Willis, Sofyan S. (2012). Remaja dan masalahnya: mengupas berbagai bentuk kenakalan remaja narkoba, free sex, dan pemecahannya. Bandung: Alfabeta