KONTROVERSI NATAL
Main Article Content
Abstract
Dalam berbagai literature disebutkan bahwasanya Yesus tidak pernah dilahirkan pada tanggal 25 Desember. Meski berbeda dengan fakta sejarah, namun pada tanggal tersebut umat Kristen sedunia merayakan natal. Oleh sebab itu artikel kali ini akan berupaya untuk menguak kontroversi seputar natal dan bagaimana makna natal bagi umat kristiani. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library Research). Sumber data primer ialah Alkitab, adapun sumber data sekunder dalam penelitian ini berupa dokumen-dokumen, buku-buku dan referensi yang relevan dengan permasalahan dalam penelitian ini. Dari analisis yang dilakukan maka diperoleh kesimpulan bahwa makna sejati Natal bagi umat katolik adalah memperoleh kasih Allah yang sangat besar, yang di berikan kepada sebagai hadiah dan bukan upah karena melakukan sesuatu. Sedangkan bagi umat Protestan Natal adalah peringatan agar selalu mempersiapkan diri untuk kedatangan Yesus Kristus yang kedua kalinya dalam menjemput umat-Nya.
Article Details
How to Cite
Syuharoh, S., Kailani, K., & Sakni, S. (2017). KONTROVERSI NATAL. Jurnal Studi Agama, 1(1), 74-86. https://doi.org/10.19109/jsa.v1i1.1565
Section
Articles
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work
How to Cite
Syuharoh, S., Kailani, K., & Sakni, S. (2017). KONTROVERSI NATAL. Jurnal Studi Agama, 1(1), 74-86. https://doi.org/10.19109/jsa.v1i1.1565