Open Government Data Sebagai Inisiatif Anti-korupsi di Indonesia: A Cross-Country Comparison

Main Article Content

Darusalam Darusalam
Dhata Praditya

Abstract

Korupsi masih menjadi salah satu permasalahan utama di Indonesia. Sudah banyak upaya yang dilakukan dalam rangka mengurangi kerugian negara yang diakibatkan oleh korupsi. Diantaranya adalah penggunakan teknologi, dalam hal ini teknologi informasi dan komunikasi, sebagai alat untuk memfasilitasi keterbukaan informasi oleh pemerintah. Penelitian ini akan menganalisa implementasi open data sebagai salah satu alternatif untuk mendeteksi dan mengurangi korupsi di Indonesia, mulai dari level pemerintahan daerah hingga pemerintah pusat. Dengan mengambil studi perbandingan dengan implementasi di beberapa negara sebagai rujukan, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adopsi open data dapat meningkatkan transparansi publik, dan mengurangi korupsi.

Article Details

How to Cite
Open Government Data Sebagai Inisiatif Anti-korupsi di Indonesia: A Cross-Country Comparison. (2017). JUSIFO (Jurnal Sistem Informasi), 3(1), 1-14. https://doi.org/10.19109/jusifo.v3i1.3856
Section
Articles

How to Cite

Open Government Data Sebagai Inisiatif Anti-korupsi di Indonesia: A Cross-Country Comparison. (2017). JUSIFO (Jurnal Sistem Informasi), 3(1), 1-14. https://doi.org/10.19109/jusifo.v3i1.3856

References

Anonim. (2015). Rekapitulasi Penindakan Pidana Korupsi di Indonesia. Retrieved from http://acch.kpk.go.id/statistik-tindak-pidana-korupsi
Badri, M. A., & Alshareb, K. (2008). A path analytic model and measurement of the business value of e-government: An international perspective. International Journal of Information Management, 524-535.
Bramastyo, N. A. (2014). Laporan Audit Investigasi sebagai Bukti Permulaan Penyidikan Tindak Pidana Korupsi. Jurnal Hukum.
Dwivedi, Y. K., Ravishankar, M. N., & Simintiras, A. C. (2015). Completing a PhD in business and management: A brief guide to doctoral students and universities. Journal of Enterprise Information Management.
Hardjaloka, L. (2014). Studi Penerapan e-Government di Indonesia dan NegaraLainnya Sebagai Solusi Pemberantasan Korupsi di Sektor Publik. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 435-452.
ICW. (2013). Trend Pemberantasan Korupsi.
ICW. (2014). Trend Pemberantasan Korupsi 2014. Retrieved from Jakarta: Index, C. P. (2010). Transparency International.
Janssen, K. (2012). Open Government Data and the Right to Information: Opportunities and Obstacles. The Journal of Community Informatics, 8(2).
Janssen, M., Charalabidis, Y., & Zuiderwijk, A. (2012). Benefits, Adoption Barriers and Myths of Open Data and Open Government. Information Systems Management.
Jetzek, T., Avital, M., & Bjorn-Andersen, N. (2014). Data-Driven Innovation through Open Government Data. Journal of theoretical and applied electronic commerce research.
Kassen, M. (2013). A promising phenomenon of open data: A case study of the Chicago open data project. Government Information Quarterly, 508-513.
Komisi Pemberantasan Korupsi. (2006). Memahami Untuk Membasmi Buku Panduan untuk Memahami Tindak Pidana Korupsi. Jakarta: Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT).
Kurniawan, T. (2009). Peranan Akuntabilitas Publik dan Partisipasi Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi di Pemerintahan. Bisnis & Birokrasi, Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi, 16(2), 116-121.
Levy, Y. & Ellis, T. (2006). A Systems Approach to Conduct an Effective Literature Review in Support of Information Systems Research. Informing Science.
Matheus, R., Ribeiro, M. M., Vaz, J. S., & Souza, C. (2010). Using internet to promote the transparency and fight corruption: Latin American transparency portals. Proceedings of the 4th International Conference on Theory and Practice of Electronic Governance.
Matheus, R., Ribeiro, M. M., Vaz, J. S., & Souza, C. (2012). Anti-corruption online monitoring systems in Brazil. Proceedings of the 6th International Conference on Theory and Practice of Electronic Governance.
Sadjiarto, A. (2000). Akuntabilitas dan Pengukuran Kinerja Pemerintahan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 138 - 150.