EFFORTS TO GUIDE MARRIAGE PREPARATION FOR PERSONS WITH DISABILITIES AT THE RELIGIOUS AFFAIRS OFFICE OF PALEMBANG CITY

Main Article Content

Andreas Agupta
Arne Huzaimah
Armasito Armasito
Ari Azhari

Abstract

The mechanism for the Ijab Qobul in marriage by the groom is carried out verbally, however there are differences for grooms who have disabilities or for people with disabilities, where people with disabilities use several methods in carrying out the Ijab Qobul. The aim of this research is to find out what the efforts of the Religious Affairs Office (KUA) are in providing services for people with disabilities and what the guidance mechanism for preparing Ijab Qobul is for people with disabilities at KUA Ilir Timur 2, KUA Sukarami, KUA Ilir Barat 1, KUA Bukit Kecil. The research method used in this thesis is field research with qualitative research data. The data collection techniques are carried out using interviews and documentation. By using data analysis techniques, namely descriptive which describes and explains the main topics discussed in this research. Then use conclusion drawing in a deductive manner. The results of this research are that the Religious Affairs Office's efforts in providing services for people with disabilities, namely marriage guidance for people with disabilities, are carried out independently (individually). Because for people with disabilities who are deaf, they need a facilitator in sign language, while for people with disabilities they need a way for wheelchairs and also a special room for people with disabilities and there are also different solutions from each KUA of Palembang City in providing a mechanism for preparing Ijab Qobul for people with disabilities at KUA Palembang City.

Article Details

Section
Artikel

References

References

Books and Journals

Abd Somad, “Hukum Islam Penormaan Prinsip Dalam Hukum Islam”, (Jakarta : Kencana ,2017)

Abdul Rahman Ghozali, “Fiqh Munakahat”, (Jakarta: Prenamedia Group, 2003), 22.

Adib Machrus, Nur Rofiah, dkk, Fondasi Keluarga Sakinah, (Jakarta: Subdit Bina Keluarga Sakinah, 2017)

Ahmad Hamdani Syubandono, Pokok-Pokok Pengertian dan Metode Penasehatan Marriage Counseling, (Jakarta: Prenada Media, 2020)

Al-Quran Kemenag RI, Al-Quran Dan Terjemah (Tangerang: Forum Pelayan Al-Quran, 2017)

Ari Azhari, Formulasi Penerapan Kursus Pra-Nikah Di Kantor Urusan Agama (Kua) Kecamatan Kemuning Kota Palembang, Jurnal Perspektif, Vol. 15, No. 1, Juni 2022

Al Hamdani, Risalah Nikah Hukum Perkawinan Islam, Cet. 2 (Jakarta: Pustaka Amani, 2022)

Ali Zainuddin, “Metodologi Penelitian Hukum”, (Cet VII, Jakarta: Sinar Grafika, 2016)

Ansory, Isnati, Fiqih Mahar, (Jakarta: Rumah Fiqih Publishing, 2020)

Asman, “Perkawinan Dan Perjanjian Perkawinan Dalam Islam”, (Depok; PT. Raja Grafindo Persada, 2020)

Ashar, Bestha Inatsan Ashila, Gita Nadia Pramesa, Panduan Penanganan Perkara Penyandang Disabilitas Berhadapan Dengan Hukum, (Jakarta: Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2019)

Asmuni, Nispul Khoiri, Hukum Keluarga Islam ( Medan: Wal Ashri Publishing, 2017)

Bimo Walgito, Bimbingan dan Konseling Perkawinan, (Yogyakarta: ANDI, 2017)

Muhaimin, Metode Penelitian Hukum, Ed. Fatia Hijriyanti, Cetakan Pertama (Mataram, Nusa Tenggara Barat: Mataram University Press,.2020)

Muri Yusuf, Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Dan Penelitian Gabungan (Jakarta: Kencana, Cet.4.2017)

Rachmad P. Armanto, “Peran Konseling Pra Nikah Untuk Menurunkan Angka Kematian Maternal Dan Angka Kematian Bayi”, (Surabaya : Anggota IKAPI & APPTI, 2020)

Rispalman Rispalman, Iman Islami, Upaya Pemerintah Kota Banda Aceh dalam Melindungi Anak Penyandang Disabilitas (Banda Aceh City Government's Efforts to Protect Children with Disabilities), Vol. 3 No. 2 (2019): Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam .

Rusdaya Basri, “Fiqh Munakahat 4 Mazhab Dan Kebijakan Pemerintah” ,(Sulawesi Selatan: Kaaffah Learning Center, 2019)

Sunarso, Budi. Merajut Kebahagian Keluarga (Perspektif Sosial Agama) Jilid 2. (Deepublish, 2022)

Annisa Nurbaiti, M.Tamudin, Sandy Wijaya, “Pernikahan Dalam Mahram Mushaharah Di Desa Mekarjaya Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten Oku Selatan”, Jurnal Usroh, Vol. 5 N. 2 (Desember 2021)

Elsa Manora, Eti Yusnita, dan Yusida Fitriyani, “Efektifitas Pengaturan Batas Usia Perkawinan di Kantor Urusan Agama Kota Palembang” Jurnal Usroh, Vol.6 Nomor 1, (2022)

Innayah humairah, yusida fitriyati, “Pelaksanaan Bimbingan Pranikah Bagi Calon Pengantin Penyandang Disabilitas”, dalam jurnal usroh, vol.7 nomor 1 (juni 2023)

Rido Iskandar, “Urgensi Bimbingan Pra Nikah Terhadap Tingkat Perceraian”,(Journal of Islamic Guidance and Counseling), Vol. 2, No. 1 2018)

Satvat, Afsaneh, Anahita Khodabakhshi-Koolaee, and Mohammad Reza Falsafinejad. "Identifying the challenges Marriage of Person with Physical-Motor Disabilities in Tehran: A phenomenological study." Iranian Journal of Rehabilitation Research 5.2 (2019)

Vikström, Lotta, Helena Haage, and Erling Häggström Lundevaller. "Marriages among people with disabilities in 19th-century Sweden: marital age and spouse’s characteristics." The History of the Family 25.2 (2020)

Zulaifi,”Konsep Mahar Menurut Pemikiran Ulama Empat Mazhab dan Relevansinya di Era Kontemporer”, Jurnal Qawwam Universitas Islam Negeri Mataram, Vol.16, No.2 (2022)

Hanik Rusdiana, Skripsi: “Keharmonisan Keluarga Tunarungu Dan Tunawicara“, (Salatiga: IAIN Salatiga, 2017)

Reksa Valensia,Skripsi “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Ijab Qabul Nikah Dengan Bahasa Isyarat Bagi Penyandang Disabilitas Di Desa Air Baus 1 Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utar”,2022

Ulfatmi, (mengutip Dadang Hawari Dimensi Religi dalam Praktek Psikiatri dan Psikologi), Bimbingan Konseling Pernikahan Keluarga Islami: Peluang Dakwah Kini dan Mendatang, (Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2002)

Thesis

Handika Naufal Husni, “Analisis Maslahah Terhadap Keabsahan Tawkil Qabul Calon Pengantin Laki-Laki Studi Kasus Di Rengas Bandung Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes”. Skripsi. Semarang : UIN Walisongo, 2019.

Laws and Regulations

Keputusan Menteri Agama Nomor 744 Tahun 2004 Tentang Program Kursus Calon Pengantin

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1946 Tentang Pencatatan Nikah, Talak dan Rujuk.

Most read articles by the same author(s)