Analisis Miskonsepsi Pada Materi Suhu dan Kalor Menggunakan Metode CRI

Isi Artikel Utama

fima ratna sari
Syuhendri Syuhendri
Leni Marlina

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi miskonsepsi yang terjadi pada materi suhu dan kalor, siswa SMA kelas XI IPA1. Desain penelitian menggunakan penelitian survei dengan pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data hasil penelitian diperoleh melalui tes pilihan ganda soal konsep dengan lembar jawaban certainty of response index (CRI, dan wawancara terbuka pada 3 orang siswa. Sampel berjumlah 20 siswa SMAN 2 OKU. Hasil temuan dari penelitian ini yaitu, miskonsepsi  terdapat pada setiap subkonsep suhu dan kalor. Persentase tertinggi miskonsepsi terdapat pada subkonsep faktor penguapan sebesar 53,3% dengan kategori miskonsepsi sedang, dan persentase terendah terdapat pada subkonsep perpindahan kalor sebesar 20% dengan kategori misnkonsepsi rendah. Telah ditemukan faktor penyebab miskonsepsi, antara lain yaitu, siswa jarang mendapatkan pengajaran mengenai soal konsep, pengetahuan awal yang keliru, banyaknya soal hitungan dan hafalan belaka, serta guru yang mengajar juga jarang memfasilitasi siswa untuk berpikir analisis. Guru diharapkan dapat mengubah  proses kegiatan belajar mnegajar menjadi proses yang bermakna bagi siswa melalui metode dan model yang bervariasi, salah satunya menggunakan pembelajaran teks perubahan konseptual yang berpusat pada diri siswa.

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.noStats##

Rincian Artikel

Cara Mengutip
“Analisis Miskonsepsi Pada Materi Suhu Dan Kalor Menggunakan Metode CRI”. Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP) 6, no. 2 (December 29, 2022): 42–48. Accessed January 24, 2026. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jifp/article/view/13203.
Bagian
Artikel

Cara Mengutip

“Analisis Miskonsepsi Pada Materi Suhu Dan Kalor Menggunakan Metode CRI”. Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP) 6, no. 2 (December 29, 2022): 42–48. Accessed January 24, 2026. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jifp/article/view/13203.

Referensi

Adiansyah Syahrul, D., Setyarsih Jurusan Fisika, W., & Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, F. (2015). Identifikasi Miskonsepsi dan Penyebab Miskonsepsi Siswa dengan Three-tier Diagnostic Test Pada Materi Dinamika Rotasi. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (JIPF), 04(03), 67–70.

Agustiani Putri, Dadan Sumardani , Wardani Rahayu, M. N. H. (n.d.). *. Kemampuan Literasi Matematika Menggunakan Bar Model Pada Materi Aljabar, 9(2), 338–347. https://doi.org/https://doi.org/10.24127/ajpm.v9i2.2744

Amry, U. W., Rahayu, S., & Yahmin. (2017). Analisis Miskonsepsi Asam Basa pada Pembelajaran konvensional dan Dual Situated Learning Model (DSLM). Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 2(3), 385–391. Retrieved from http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/

Fenditasari, K., Jumadi, Istiyono, E., & Hendra. (2020). Identification of misconceptions on heat and temperature among physics education students using four-tier diagnostic test. Journal of Physics: Conference Series, 1470(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1470/1/012055

Istiyani, R., Muchyidin, A., & Rahardjo, H. (2018). Analisis miskonsepsi siswa pada konsep geometri menggunakan. Cakrawala Pendidikan, 37(2), 223–236.

Juanengsih, N., Suwarna, I. P., Milama, B., Program, B. E., Islamic, S., Program, P. E., & Program, C. E. (2014). Analysis of Student’s Minsconceptions on basic concepts of natural science Through CRI , Clinical interview and Concept maps. (May), 18–20.

Mellu, R. N. K., & Baok, D. T. (2020). Identifying Physics Teachers Candidate Misconception on Electricity, Magnetism, and Solar System. JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika), 5(3), 132. https://doi.org/10.26737/jipf.v5i3.1694

Rachmawati, S., & Susanto, H. (2017). Penggunaan Metode Cri (Certainty of Responseindex) Berbantuan Soal Pisa (Programme Forinternational Student Assesment) Untukmengidentifikasi Miskonsepsi Ipa Materi Tatasurya. UPEJ Unnes Physics Education Journal, 6(3), 26–31.

Saaroh, F., Abdul Aziz, T., & Wijayanti, D. A. (2021). Analysis of Students’ Misconceptions on Solving Algebraic Contextual Problem. Risenologi, 6(1), 19–30. https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2021.61.165

Sinta, T. (2020). Analisis Miskonsepsi Asam Basa Menggunakan Instrumen Diagnostic Test Terintegrasi Multirepresentasi Berbasis Web. Chemistry in Education, 9(1), 84–90.

Sugiyono. (2011). Metodologi Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Syuhendri. (2017). Pengembangan Teks Perubahan Konseptual (TPK) untuk
Pengajaran Perubahan Konseptual. Seminar Nasional Pendidikan IPA, (Vol 1 (2017)), 682–691. Retrieved from http://conference.unsri.ac.id/index.php/semnasipa/article/view/733

Taufiq, M. (2012). Remediasi miskonsepsi mahasiswa calon guru fisika pada konsep gaya melalui penerapan model siklus belajar (Learning cycle) 5E. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 1(2), 198–203. https://doi.org/10.15294/jpii.v1i2.2139

Yolanda, R., & Andriani, N. (2011). Analisis Pemahaman Konsep Siswa SMA Negeri se Kecamatan Ilir Barat I Palembang Pada Materi Suhu Dan Kalor Dengan Instrumen TTCI dan CRI. 2, 1–13.

Yürük, N., & Eroğlu, P. (2016). The effect of conceptual change texts enriched with metaconceptual processes on pre-service science teachers’ conceptual understanding of heat and temperature. Journal of Baltic Science Education, 15(6), 693–705. https://doi.org/10.33225/jbse/16.15.693