ANALISIS WACANA PEMBERITAAN SKANDAL K-POP DI MEDIA INDONESIA: PERSPEKTIF ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini membahas bagaimana media berita menyuguhkan pemberitaan kepada pembaca mengenai skandal K-Pop. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan analisis wacana yang dikemukakan oleh fairclough, kemudian mengungkapkan pola bahasa, strategi wacana, serta pengaruh sosial budaya dalam proses produksi berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan skandal K-Pop cenderung bersifat sensasional, mengutamakan drama emosional, dan lebih banyak mengutip sumber sekunder seperti media Korea atau respons warganet. Pemberitaan tidak hanya menyediakan informasi, tetapi juga membentuk persepsi publik tentang artis yang terlibat.
Rincian Artikel
Cara Mengutip
Referensi
Danan Tricahyono, Sariyatun, Suryo Ediyono. 2020. Analisis Wacana Kritis Pendidikan Multikultural dan Pendidikan Nilai Dalam Buku Teks Sejarah SMA. Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial.
Rahmawati, D. (2021). Pendekatan Analisis Wacana Kritis Fairclough dalam Teks Berita Online. Jurnal Lingua.
Hidayat. 2020. Analisis Wacana Kritis dalam Studi Media Massa. Jurnal Ilmu Komunikasi.
Pratiwi (2022). Media Online dan Reproduksi Isu Viral. Jurnal Sosioteknologi.
Aprilianti (2021). Budaya K-Pop dan Media Sosial di Indonesia. Jurnal Komunikasi dan Media.
K. Khotimah, R. Hidayat. 2023. Analisis Wacana Kritis Media Online Detik. Com Berita Pengadaan Seragam LV Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tangerang.
Nashiroh, Firmonasari. 2024. Stigmatisasi terhadap individu childfree dalam komentar Youtube: analisis wacana kritis.