Belajar Al-Qur’an di Era Disrupsi: Peluang, Tantangan dan Solusi
Main Article Content
Abstract
Artikel ini membahas tentang bagaimana belajar al-Qur’an di era disrupsi mulai dari tantangan, peluang serta solusinya. Dengan menggunakan studi pustaka melalui metode kualitatif yang bersifat deskriptis-analitis, artikel ini menyimpulkan bahwa di era disruspsi terdapat banyak perubahan terjadi yang menimbulkan berbagai tantangan dalam belajar Al-Qur’an. Hal tersebut dapat diimbangi dengan meningkatkan peluang belajar di era disrupsi, yakni dengan jiwa inovatif yang bisa dikembangkan, jiwa kreatif yang bisa dimunculkan, serta jiwa dinamis yang bisa diwujudkan. Dari peluang tersebut dapat memunculkan solusi dalam belajar di era disrupsi dengan menanamkan teori dari Muhammad Abid al-Jabiri yakni Irfani, Bayani, dan Burhani. Teori yang ditawarkan al-Jabiri ini menyerukan untuk meningkatkan tauhid dan rasa keagamaan serta kemuanusiaan, dan tidak menutup diri dari hal-hal yang terus berkembang di luar kehendak diri manusia, terutama dari beragam pemikiran keagamaan. Di samping itu, teori ini juga memberi arahan agar terus berusaha mengkontekstualisasikan nilai-nilai yang pernah diterima oleh Nabi SAW berupa al-Qur’an serta konteks dari al-Qur’an itu sendiri pada sejarah kenabian untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work
How to Cite
References
Abidin, Ahmad Zainal. et al. “Epistemologi al-Jami' li Ahkam al-Qur'an Karya al-Qurthubi,” Kalam 11, no. 1 (2017).
Al-Qaththan, Manna’ Khalil. Mabahits fi ‘Ulum al-Qur’an. Kairo: Maktabah Wahbah, t.th.
Bahri, Samsul. “Bayani, Burhani Dan Irfani Trilogi Epistemologi Kegelisahan Seorang Muhammad Abid Al Jabiri.” Cakrawala Hukum XI, no. 1 (2015).
Bashori, Khoiruddin. “Pendidikan Politik Di Era Disrupsi.” Sukma: Jurnal Pendidikan 2, no. 2 (2018).
Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa, 2008.
Eko Zulfikar. et al. “NKRI Harga Mati: Tinjauan Al-Qur’an Terhadap Urgensi Persatuan Di Tengah Kebinekaan”. Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir 3, no. 2 (2023).
Fakhruroji, Moch. “Belajar Al-Qur’an Kapan Saja , Dimana Saja : Kampanye Platform QuranCall PPPA Darul Quran Melalui Instagram.” Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati 2, no. 2 (2020).
Firdaus. “Eksistensi Al-Qur’an Di Era Disrupsi (Studi Analisis Krisis).” JIQTA: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 1, no. 2 (2022).
Hadikusuma, Wira. “Epistemologi Bayani, Irfani Dan Burhani Al-Jabiri Dan Relevansinya Bagi Studi Agama Untuk Resolusi Konflik Dan Peacebuilding.” Jurnal Ilmiah Syi’ar 18, no. 1 (2018).
Handayani, Sri Ana. “Humaniora Dan Era Disrupsi Teknologi Dalam Konteks Historis.” E-Prosiding Seminar Nasional Pekan Chairil Anwar 1, no. 1 (2020).
Hasanah, Isatul. "Menumbuhkan Jiwa Kreativitas Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis IT Pada Era Pandemi Covid-19". Journal Of Education And Teaching Learning (JETL) 3, no. 3 (2021).
Hidayat, A, S Hadi, and S Marlin. “Strategi Pendidikan Islam Di Era Disrupsi.” Misykat Al-Anwar : Jurnal Kajian Islam Dan Masyarakat 4, no. 2 (2021).
Hidayat, Taufik, and Zuhrinal M. Nawawi. “Strategi Menumbuhkan Jiwa Kreatif Dan Inovatif Dalam Kewirausahaan.” Jurnal Sosial Pendidikan 6, no. 1 (2022).
“Https://An-Nur.Ac.Id/Dinamis-Dan-Optimis-Dalam-Islam/Pengertian,” n.d.
Humairah, Andi Eliyah. et al. “Pembelajaran Holistik Dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadis”. Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir 3, no. 2 (2023).
Irsalina. “Penerapan Metode Talaqqi Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Di SMP Negeri 4 Kota Banda Aceh.” Journal Uta45 Jakarta, 2020.
Ma’mun, Muhammad Aman. “Kajian Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an.” Jurnal Pendidikan Islam 4, no. 1 (2018).
Maulana, Helmi. “Onlinization Tafsir: Studi Al-Qur’an Di Era Disrupsi.” Tajdid 28, no. 1 (2021).
Mudlofar, M. “Fenomena Era Disrupsi Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam.” Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah 29, no. 01 (2022).
Mufarohan. “Perpaduan Metode Pembelajaran al-Qur'an (Studi Analisis tentang Metode al-Baghdadi, Iqra' Qiroati, at-Tartil, dan Tilawati) di TPQ al-Ghozali Noborejo Argomulyo Salatiga Tahun 2015". Skripsi, IAIN Salatiga, 2016
Muliawaty, Lia. “Peluang Dan Tantangan Sumber Daya Manusia Di Era Disrupsi.” Kebijakan : Jurnal Ilmu Administrasi 10, no. 1 (2019).
Nudin, Burhan. “Konsep Pendidikan Islam Pada Remaja di Era Disrupsi Dalam Mengatasi Krisis Moral". Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 11, no. 1 (2020).
Prasetia, Senata Adi, and Muhmammad Fahmi. “Reorientasi, Peran Dan Tantangan Pendidikan Islam Di Tengah Pandemi.” Tarbawi 9, no. 1 (2020).
Rahmawati, Fitri. “Kecenderungan Pergeseran Pendidikan Agama Islam Di Indonesia Pada Era Disrupsi.” TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam 13, no. 2 (2018).
Ratnawati, Dewi. et al. “Problematika Pembelajaran Al-Qur’an Di Era Industri Dalam Konteks Indonesia", Potensia: Jurnal Kependidikan Islam, 6, no. 1 (2021).
Ridwan, Ahmad Hasan. “Kritik Nalar Arab: Eksposisi Epistimologi Bayani, ’Irfan Dan Burhan Muhammad Abied Al-Jabiri.” Afkaruna 12, no. 2 (2016).
Shihab, M. Quraish. Tafsir al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur'an. Jakarta: Lentera Hati, 2003.
Sobari, Indra Sumarna, and Ambarwati. “Membangun Jiwa Kewirausahaan Di Era Milenial Bagi Ahasiswa Institut Stiami Kampus Tangerang Selatan.” Jurnal Komunitas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2, no. 2 (2020).
Sunarto. “Pengembangan Kreativitas-Inovatif Dalam Pendidikan Seni Melalui Pembelajaran Mukidi.” Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan 8, no. 2 (2018).
Susianti, Cucu. “Efektivitas Metode Talaqqi Dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Anak Usia Dini,” Tunas Siliwangi: Jurnal Program Studi Pendidikan Guru 2, no. 1 (2016).
Zheihan, Aisyah Achmad, Rukajat Ajat, and wahyudin Ruslan Undang. “Pengaruh Metode Talaqqi Terhadap Peningkatan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Peserta Didik Kelas Al-Qur’an Tpq Darussalam.” Jurnal For Islamic Studies 5, no. 1 (2022).
Zulfikar, Eko. “Living Qur'an: Konstruksi Metode Tahfidz Al-Qur'an Di Majelis Qiraah wat Tahfidz Pondok Pesantren Murattil Al-Qur'an Lirboyo Kota Kediri.” Maghza: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir 4, no. 1 (2019).
Zulfikar, Eko. Karakteristik Ulul Albab: Menuju Kepribadian Islami di Era Disrupsi Digital. Bogor: Gue Media Grup, 2023.