ANALISIS SEMIOTIKA “PINANG DABUNG” DALAM TRADISI MASYARAKAT DESA SUNGAI PINANG KABUPATEN OGAN ILIR

Isi Artikel Utama

M.Rizky Hadipratama Al-mubarok
Reza Aprianti
M Mifta Farid

Abstrak

Dalam suatu tradisi biasanya terdapat proses yang kita sendiri tidak mengetahui apa tujuan dan makna dari proses tersebut jika kita melihatnya secara gamblang, tetapi jika ditelusuri lebih dalam banyak makna yang terkadung dibalik simbol-simbol yang dihasilkan. Adat istiadat umumnya terdapat pada siklus kehidupan seorang insan mulai dari proses kelahiran, menuju dewasa/aqil baligh, menikah, lalu ketika orang tersebut meninggal dunia, adapun proses yang sangat penting di siklus kehidupan seseorang ialah menikah. Penelitian ini membahas tentang makna yang terdapat dibalik pinang dabung dan serah-serahan yang lain dalam proses pernikahan pada tradisi masyarakat Desa Sungai Pinang. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses dan apa makna dibalik serah-serahan tersebut. Penelitian dilkukan di Desa Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Semiotika model Charles Sanders Pierce. Tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen berupa; Observasi, Wawancara dan Dokumentasi terhadap informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa serah-serahan yang diberikan pihak mempelai laki-laki kepada pihak mempelai wanita merupakan bukti keseriusan dan sudah siap menanggung kehidupan baik lahir maupun batin
Kata kunci : Tradisi,  Budaya, Masyarakat, Simbol.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
ANALISIS SEMIOTIKA “PINANG DABUNG” DALAM TRADISI MASYARAKAT DESA SUNGAI PINANG KABUPATEN OGAN ILIR. Jurnal Prodi Ilmu Komunikasi, 1(01), 14-22. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jsikom/article/view/12553
Bagian
Articles

Cara Mengutip

ANALISIS SEMIOTIKA “PINANG DABUNG” DALAM TRADISI MASYARAKAT DESA SUNGAI PINANG KABUPATEN OGAN ILIR. Jurnal Prodi Ilmu Komunikasi, 1(01), 14-22. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jsikom/article/view/12553

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama